Keuntungan Keterlibatan Kerja menurut Anthony, Gibson, dan Davis

July 01, 2019
Keuntungan Keterlibatan Kerja menurut Anthony, Gibson, dan Davis

Keterlibatan kerja membawa keuntungan dengan memunculkan iklim kerja partisipatif akan membawa dampak positif baik dari segi ekonomis maupun segi praktisnya. Menurut Anthony (1984:140) ada beberapa keuntungan :
a. Meningkatkan Produktivitas
Keterlibatan kerja dapat meningkatkan produktivitas, hal ini merupakan akibat nyata dari pembuatan keputusan yang tepat. Keputusan yang terbaik dapat menghasilkan produktifitas yang lebih besar. Selain itu apabila karyawan dilibatkan dalam pembuatan keputusan, mereka akan lebih bertanggung jawab dalam melaksanakan hasil keputusan yang akan dicapai dengan lebih baik. Tanggung jawab karyawan berperan penting dalam meningkatkan produktifitas.

b. Meningkatkan Moral dan Kepuasan Kerja
Keputusan yang tepat dan meningkatnya produktifitas dapat meningkatkan semangat dan kepuasan kerja. Sebagian besar karyawan merasakan kepuasan kerja karena mereka merasa bahwa dirinya merupakan bagian yang penting dalam proses organisasi. Sebagai akibatnya, bantuan dan dukungan karyawan dalam organisasi makin meningkat.

c. Mengurangi Keterlambatan Kerja, Turn over, dan Absensi
Keterlambatan kerja, turn over dan tingkat absensi dapat dikurangi, sebab karyawan merasakan adanya penerimaan yang lebih baik, lebih bertanggung jawab dan meningkatnya kepuasan kerja. Mereka tidak lagi merasa diabaikan, frustasi dan tidak puas.


Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dalam proses keterlibatan kerja juga dipaparkan oleh Gibson (1985:146), antara lain :

  1. Karyawan mampu mengumpulkan informasi, pengetahuan, kekuatan dan kreatifitas untuk memecahkan masalah.
  2. Meningkatnya arus komunikasi dalam situasi partisipatif.
  3. Mengandung unsur pengobatan dan bersifat ‘menolong’ karena karyawan merasa dilibatkan dan dipandang penting.
  4. Dapat meningkatkan kepercayaan, penghematan dan pengertian mereka terhadap perubahan yang lebih baik.
  5. Karyawan yang diikutsertakan dalam pengambilan keputusan menjadi terlibat egonya secara emosional dan kognitif merasa terikat pada keputusan dan ada rasa ikut memiliki.
  6. Memudahkan perubahan organisasi dan meningkatkan keterikatan karyawan.
  7. Karyawan yang berpartisipasi akan merasa lebih puas terhadap pekerjaannya.


Davis (1986:185) menambahkan bahwa partisipasi yang dilakukan cenderung meningkatkan motivasi karena karyawan merasa lebih diterima dan dilibatkan dalam situasi kerja, self esteem, kepuasan kerja dan kerjasama karyawan terhadap manajemen meningkat. Sehingga keuntungan yang akan didapatkan oleh perusahaan adalah : dapat mengurangi konflik dan stres, lebih komitmen terhadap tujuan dan lebih baik dalam menerima perubahan. Karyawan juga dapat mengurangi turn over dan absen, karena karyawan merasa mempunyai tempat yang lebih baik untuk bekerja dan dapat lebih berhasil dalam bekerja. Dari uraian tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa keuntungan dari iklim kerja partisipatif yang melibatkan karyawan dalam pengambilan keputusan antara lain : (1) Output akan meningkat, (2) Kualitas kerja akan lebih baik, (3) Banyak saran yang akan masuk, (4) Dapat meningkatkan motivasi, (5) Adanya perasaan diterima oleh lingkungannya, (6) Harga dirinya makin besar, (7) Kepuasan akan meningkat, (8) Kerjasama meningkat, (9) Mengurangi stres, (10) Komitmen lebih besar pada tujuan, (11) Penerimaan terhadap perubahan lebih baik, (12) Mengurangi turn over, (13) Absensi akan berkurang, (14) Komunikasi menjadi lebih baik.

Related Posts

Comments


EmoticonEmoticon