Peran dan Aktivitas Kepemimpinan

April 25, 2020
Sebagai jawaban atas pertanyaan apa yang sebenarnya dikerjakan oleh para pemimpin, telah dilakukan beberapa studi observasional secara terpisah oleh Henry Mintzberg (tentang peran) dan Luthan (tentang aktivitas) para pemimpinan atau manajer.
Peran dan Aktivitas Kepemimpinan

A. Peran Pemimpin atau Manajer

Sebagai dasar studi observasional langsung (bukan penelitian menggunakan kuesioner atau wawancara), Mintzberg mengajukan tiga jenis peran manajerial, atau lebih dikenal dengan peran interpersonal yang muncul secara langsung dari otoritas resmi dan mangacu kepada hubungan antara manajer dengan yang lainnya.
  1. Peran pemimpin bayangan. Sebagian besar waktu dipakai sebagai pemimpin bayangan dalam tugas-tugas seremonial seprti menyambut tur kelas pelajar atau mengajak pelanggan penting untuk makan siang.
  2. Peran pemimpin. Manajer menggunakan pengaruhnya untuk memotivasi dan mendorong bawahan untuk mencapai tujuan-tujuan organisasional.
  3. Peran kepehubungan. Mengakui bahwa manajer sering menghabiskan lebih banyak waktu untuk berinteraksi dengan orang lain di luar unit mereka daripada bekerja dengan para pemimpin dan bawahan mereka sendiri.


Selain peran interpersonal manajer juga memiliki peran informasional yang penting. Manajer menghabiskan banyak waktu untuk member dan menerima informasi.

  1. Sebagai monitor. Manajer secara terus-menerus mengamati lingkungan dan menyelidiki bawahan, bos, dan kontak luar sebagai informasi.
  2. Sebagai disseminator. Manajer mendistribusikan informasi untuk mencocokannya dengan orang-orang dalam, dan
  3. Sebagai pembicara. Manajer memberikan informasi kepada pihak luar.

Dan terdapat juga peran manajer dalam pengambil keputusan, manajer bertindak berdasarkan informasi. Terbagi dalam :

  1. Sebagai kewirausahaan, manajer memulai perkembangan proyek dan menempatkan sumber yang diperlukan.
  2. Sebagai pengendali gangguan, pada sisi yang lain, daripada proaktif seperti pengusaha, manajer rekatif terhadap permasalahan dan memaksakan situasi. Dan manajer memiliki jenis peran manajemen krisis, contohnya pada para karyawan akan memberontak.
  3. Sebagai alokator sumber daya, manajer memutuskan siapa mendapatka apa di departemennya.
  4. Sebagai negosiator, manajer menghabiskan waktu pada semua tingkat negosiasi member dan menerima bawahan, bos, dan pihak luar.

Para pemimpin masa kini sesungguhnya memiliki tanggung jawab interpersonal dan informasional sekalipun ada argumen bahwa tanggung jawan informasional telah beralih keposisi primer. Dan para pemmpin tetap memiliki tanggung jawab pengambilan keputusan , namun tanggung jawab ini meningkat dan dibagi dengan beberapa pemegang saham dan mitra jaringan. Sifat dasar kepemimpinan, seperti yang didefinisikan oleh Mintzberg, mungkin sesuai untuk saat ini, tetapi ekonomi berjaringan mengirim berbagai permintaanbaru kepada para pemimpin di semua tingkat.

B. Aktivitas Pemimpin atau Manajer

Secara ringkas, aktivitas-aktivitas seorang manajer adalah sebagai berikut :

  1. Komunikasi. Aktivitas ini mencakup informasi yang berubah secara rutin dan pengolahan paper work. Perilaku yang diobservasi mencakup menjawab pertanyaan-pertanyaan procedural, menerima dan menyebarkan informasi yang diinginkan, menyampaikan hasil rapat, memebri dan menerima informasi rutin melalui telepon.
  2. Manajemen tradisional. Aktivitas ini mencakup informasi perencanaan, pengambilan keputusan, dan pengawasan. Perilaku yang diobservasi mencakup penetapan tujuan dan sasaran, menentukantugas yang dioerlukan untuk mencapai tujuan, penjadwalan karyawan, menetapkan tugas, member instruksi rutin, menentuka masalah, manangani krisis operasional harian.
  3. Manajemen sumber daya manusia. Aktivitas ini mencakup sebagian besar kategori perilaku : memotivasi/menguatkan, mendisiplin/menghukum, mengelola konflik, staffing, dan memebrikan pelatihan/mengembangkan, tetapi kategori pendisiplinan/pemberian hukuman dihilangkan karena tidak boleh diobservasi. Perilaku yang diobservasi mencakup mengalokasikan perhargaan formal, meminta masukan, menyampaikan apresiasi, memberikan kredit sebagaimana mestinya, mendengarkan saran, memberikan umpan balik, memberikan dukungan kelompok, menyelesaikan konflik antar anggota, naik banding ke otoritas yang lebih tinggi atau pihak ketiga untuk menyelesaikan perselisihan, mengembangkan deskripsi pekerjaan.
  4. Jaringan. Aktivitas ini mencakup bersosialisasi/berpolitik, dan berinteraksi dengan pihak luar. Perilaku yang diobservasiberasosiasi dengan aktivitas ini, termasuk perbincanganyang tidak berhubungan dengan pekerjaan,;lelucon informal, gossip, kabar angin, menghadapi para pelanggan, melakukan/menghadiri event-event pelayanan masyarakat.

Related Posts

1 comment

  1. Yuk Coba Keberuntunganmu Setiap Hari... Join Disini Sekarang Kumpulan Berbagai Macam Permainan Taruhan Online Terbaik di Indonesia, Kunjungi Website Kami Di Klik Disini dan Dapatkan Bonus Terbaru 8X 9X 10X win klik disini untuk mendapatkan akun Sabung Ayam anda dan Bonus Berlimpah.

    ReplyDelete


EmoticonEmoticon