Sistem Pengendalian Manajemen

August 30, 2020

Sistem Pengendalian Manajemen
Sistem Pengendalian Manajemen


Pengertian Sistem
Kata sistem berarti seperangkat bagian, sub-sub bagian yang saling berinteraksi dalam suatu bentuk saling ketergantungan dan saling membutuhkan secara teratur dalam mencapai sasaran tertentu.
Sebuah sistem merupakan suatu cara tertentu dan biasanya berulang untuk melaksanakan suatu atau serangkaian aktivitas. Sejumlah karakteristik sistem yakni: lebih kurang membentuk ritme tertentu, terkoordinasi, dan mengulangi serangkaian tahapan tertentu guna mencapai tujuan. (Anthony , 2000 hal.5)

Pengertian Pengendalian Dan Manajemen
Pengendalian atau pengawasan merupakan fungsi terakhir yang harus dilaksanakan dalam manajemen. Dengan pengawasan dapat diketahui tentang hal yang akan dicapai. Cara yang dilakukan dalam pengawasan yaitu membandingkan segala sesuatu yang telah dijalankan dengan standar atau rencananya serta melakukan perbaikan-perbaikan bilamana terjadi penyimpangan. (Swastha dan Sokotjo, 2000)

Pengendalian adalah menilai, mengecek, dan memonitor kegiatan pelaksanaan usaha  agar sesuai dengan apa yang direncanakan, dan apabila terjadi penyimpangan dapat segera dilakukan perbaikan atau penyesuaian yang diperlukan. (Assauri,1987 hal.362). Dari kata menilai, (Siagian,2002), mendefinisikan sebagai usaha pembandingan antara hasil yang nyatanya dicapai dan seharusnya dicapai dengan pedoman yang tertuang dalam sistem manajemen melalui pelaksanaan berbagai kegiatan organisasional.

Berarti pengendalian dapat didefenisikan sebagai upaya manajemen dalam mencapai tujuan organisasi bila terjadi penyimpangan-penyimpangan dari rencana maka dilakukan perbaikan dengan menjalankan strategi tertentu  yang diimplementasikan dengan cara tertentu sehingga tujuan dapat dicapai.

Menurut Gomes (1995, hal.1) menyatakan: manajemen berasal dari kata kerja “to manage” (bahasa Inggris), yang artinya mengurus, mengatur, melaksanakan dan mengelola.

Menurut Stoner, dkk. (1996, hal.7) menyatakan bahwa manajemen adalah proses perencanaan, mengorganisasikan, memimpin dan mengendalikan pekerjaan anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai sasaran organisasi yang sudah ditetapkan.

Pengendalian manajemen merupakan proses dimana para manajer mempengaruhi anggota organisasi lainnya untuk mengimplementasikan strategi organisasi. Pengendalian manajemen terdiri atas beberapa kegiatan, diantaranya:

1. Merencanakan apa yang seharusnya dilakukan organisasi
2. Mengkoordinasikan kegiatan dari beberapa bagian organisasi.
3. Mengkomunikasikan informasi
4. Mengevaluasi informasi
5. Memutuskan tindakan apa yang harus diambil jika perlu.
 (Anthony, 2000 hal.6)


Sistem Pengendalian Manajemen
Sistem pengendalian manajemen adalah suatu sistem yang digunakan oleh para manajer untuk mengarahkan para anggota organisasi agar melaksanakan kegiatan secara efisien dan efektif sesuai dengan strategi pokok yang telah ditentukan untuk mencapai tujuan. (Supriyono,1998 hal. 3)
Secara defenisi, pengendalian manajemen meliputi prilaku para manajer, para manajer berinteraksi dengan manajer lainnya, terletak pada unit organisasional dan memperhatikan secara luas aktivitas para manajer yang memutuskan apa yang harus dilakukan dalam kendala strategis secara umum. (Anthony, 2000 hal.12)

Selanjutnya dijelaskan bahwa, sistem pengendalian manajemen membantu para manajer untuk menjalankan organisasi ke arah tujuan stratejiknya. Sehingga, pengendalian manajemen terutama memfokuskan pada pelaksanaan strategi.

Sifat pengendalian yang dilakukan manajemen ada 3 macam yaitu:

  1. Pengendalian yang bersifat mengarahkan (steering control) dimana manajemen memberikan tanda yang menunjukkan apa yang akan terjadi jika pelaksanaan tidak diubah.
  2. Yes/No Control, dimana manajemen memberikan aturan-aturan yang menunjukkan kondisi-kondisi yang harus dipenuhi sebelum suatu pekerjaan diteruskan ke tahap berikutnya.
  3. Pengendalian sesudah pelaksanaan (Post  action control), dimana manajemen memberi laporan pelaksanaan setelah suatu kegiatan diselesaikan yang menunjukkan perbedaan-perbedaan antara realisasi dan rencana.(Gudono,1993)

Elemen Sistem Pengendalian Manajemen
Setiap sistem pengendalian manajemen sedikitnya memiliki empat elemen, yaitu:

Elemen Sistem Pengendalian Manajemen
Elemen Sistem Pengendalian Manajemen
Penjelasan:

  1. Pelacak (detector) atau sensor- sebuah perangkat yang mengukur apa yang sesungguhnya terjadi dalam proses yang sedang dikendalikan.
  2. Penaksir (assessor), yaitu suatu perangkat yang menentukan signifikansi dari peristiwa aktual dengan membandingkannya dengan beberapa standar atau ekspektasi dari pada yang seharusnya terjadi.
  3. Effector, yaitu suatu perangkat yang sering disebut “feedback” yang mengubah prilaku jika assessor mengindikasikan kebutuhan yang perlu dipenuhi.
  4. Jaringan komunikasi, yaitu perangkat yang meneruskan informasi antara detector dan assessor dan antara assessor dengan effector. 


Dari skema diatas terlihat bahwa proses berawal dari ketika detector mencari informasi tentang aktivitas, setelah informasi diperoleh, informasi aktivitas terekam didalamnya dibandingkan dengan standar atau kriteia yang seharusnya dilakukan, sebarapa jauh penyimpangan yang terjadi dan seberapa jauh perubahan atau perbaikan yang diperlukan. Proses ini dilakukan oleh efektor sehingga penyimpangan dirubah kembali mengikuti apa yang ditetapkan. (Anthony, 2000 hal.2)



Sumber:
Anthony, R.N., dan Govindarajan, V. (2002). Sistem Pengendalian Manajemen. Penerbit Salemba Empat, Jakarta.
Assauri, S. (1987).  Manajemen Pemasaran: Dasar, Konsep dan Strategi. Rajawali Grafindo Persada. Jakarta 
Godono (1993). Akuntansi Manajemen, PT Gramedia Pustaka Umum Jakarta
Siagian, S.P. (1995). Manajemen Stratejik. Bumi Aksara. Jakarta.
Siagian, S.P. (2002). Kiat Meningkatkan Produktivitas Kerja. Penerbit Rineke Cipta. Jakarta.
Stoner. J.A. F. (1996). Manajemen. Prentice-Hall Inc.
Swasta, B., Sokotjo  (1995). Pengantar Bisnis Modern, Edisi Ketiga. Penerbit Liberty, Jakarta.

Related Posts

Comments


EmoticonEmoticon