Pengertian Promosi dan Tujuan Promosi

October 30, 2020
Pengertian Promosi dan Tujuan Promosi

A. Pengertian Promosi
Dalam buku karangan Djasim Saladin (2003 : 123) mengatakan Promosi adalah suatu komunikasi informasi penjual dan pembeli yang bertujuan untuk merubah sikap dan tingkah laku pembeli, yang tadinya tidak mengenal menjadi mengenal sehingga menjadi pembeli dan tetap mengingat produk tersebut.
Sedangkan menurut Mc Charty yang dikutif oleh Agus Dharma (1993 : 274) menyatakan bahwa :
“Promosi adalah merupakan kegiatan mengkomunikasikan informasi dari penjual kepada pembeli dalam saluran untuk mempengaruhi sikap dan prolaku”.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan :

  1. Promosi sebagai alat bantu untuk mengidentifikasi produk.
  2. Sebagai alat untuk menghimbau pembeli.
  3. Sebagai alat untuk meneruskan informasi dalam proses pengambilan keputusan pembeli.



Dengan promosi pada dasarnya diharapkan dapat membuat permintaan menjadi inelastis pada saat harga naik dan membuat permintaan elastis pada saat harga turun, maksudnya bagaimana jumlah permintaan sedikit saja pada saat harga naik, dan bagaimana permintaan atau penjualan naik banyak pada saat harga turun.

Toserba Surya merupakan suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan dan promosi merupakan salah satu alat yang digunakan dalam meningkatkan penjualan, dan jenis-jenis alat yang digunakan oleh Toserba Surya diantaranya :

1. Diskon
2. Undian
3. Hadiah langsung
4. Pemberian produk sampel
5. Display
6. Tempat
7. Pelayanan

Hal ini sesuai dengan kutipan Djaslim Saladin (2003 : 136) yang mengatakan bahwa dalam mempergunakan alat-alat promosi penjualan harus memperhitungkan jenis pasar, tujuan promosi, keadaan pesaing dan efektivitas biaya untuk setiap alat dan jenis alat-alat promosinya diantaranya:


  1. Sampel contoh, merupakan tawaran produk gratis atau percobaan gratis kepada konsumen dan diharapkan mereka menyukai produk tersebut sehingga melakukan pembelian ulang.
  2. Kupon, yaitu semacam sertifikat yang memberi hak kepada pemegangnya, sehingga dapat menghemat pembelian produk tertentu.
  3. Kemasan harga khusus atau paket harga yaitu potongan harga lebih rendah dari pada harga biasa kepada konsumen yang diterapkan pada label atau bungkus.
  4. Promosi dagang, merupakan penawaran tunjangan pembelian, yaitu penawaran potongan harga pada setiap pembelian selama jangka waktu tertentu.
  5. Undian yaitu mengajak konsumen untuk mengumpulkan nama mereka untuk diundi.
  6. Premi yaitu barang dagangan yang ditawarkan dengan harga sangat rendah atau bahkan gratis sebagai suatu insentif bila orang membeli produk tersebut.
  7. Stiker dagang merupakan jenis premi khusus yang diterima konsumen yang membeli produk, kemudian mereka bisa menebus barang produk tersebut di pusat penebusan striker dagang.
  8. Demonstrasi yaitu pertunjukan yang dilakukan untuk membuktikan kefektifan atau cara penggunaan produk.
  9. Tawaran uang kembali yaitu pengembalian uang kepada konsumen apabila terjadi ketidaksesuaian antara produk dengan harga atau terjadi kerusakan produk yang dibeli berdasarkan perjanjian.
  10. Pemajangan ditempat pembelian untuk menarik pembeli.
  11. Pameran dagang yaitu memamerkan produk-produk yang dihasilkan kepada pembeli untuk dapat memberitahukan kepada pembeli tentang produk perusahaan tersebut.
  12. Kontes yaitu dengan mengundang para konsumen untuk mengumpulkan sesuatu.
  13. Permaianan yaitu memberi sesuatu kepada konsumen setiap kali mereka memberi nomor bingo, huruf yang hilang mungkin bisa membantu konsumen untuk memenangkan hadiah.



B. Tujuan Promosi
Tujuan utama dari promosi adalah menginformasikan, mempengaruhi dan membujuk serta mengingatkan pasar sasaran tentang perusahaan dan bauran pemasarannya. Secara rinci tujuan promosi dapat dijabarkan sebagai berikut :
1. Menginformasikan (informing) dapat berupa :
a. Menginformasikan pasar mengenai keberadaan produk baru.
b. Memperkenal cara pemakaian baru dari suatu produk.
c. Menyampaikan perubahan harga kepada pasar.
d. Menjelaskan cara kerja suatu produk.
e. Menginformasikan jasa-jasa yang ditawarkan oleh perusahaan.
f. Meluruskan kesan yang keliru.
g. Mengurangi ketakutan atau kekhawatiran pembeli.

2. Membujuk pelanggan sasaran (persuading) untuk :
a. Membentuk pilihan merk.
b. Mengalihkan pilihan merk tertentu.
c. Mendorong pembeli untuk menerima kunjungan wiraniaga.
d. Mengubah persepsi pelanggan terhadap atribut produk.
e. Mendorong pembeli untuk belanja saat itu juga.

3. Mengingatkan (Reminding), terdiri atas ;
a. Membuat pembeli tetap ingat walaupun tidak ada kampanye iklan.
b. Mengingatkan pembeli bahwa produk yang bersangkutan dibutuhkan dalam waktu dekat.
c. Menjaga agar ingatan pertama pembeli jatuh pada produk perusahaan.
d. Mengingatkan pembeli akan perusahaan dan lokasi perusahaan serta tempat-tempat yang menjual produk perusahaan.

Related Posts

Comments


EmoticonEmoticon