Definisi Pasar dan Segmentasi Pasar

November 10, 2020
Definisi Pasar
Kotler dan Armstrong (1997: 7) mendefinisikan pasar sebagai himpunan para pembeli aktual dan potensial dari suatu produk. Basu Swastha (1984: 51) berpendapat pasar adalah orang-orang yang mempunyai keinginan untuk puas, uang untuk berbelanja, dan kemauan untuk membelanjakannya.

Definisi Pasar dan Segmentasi Pasar

Konsumen yang berada dalam pasar mempunyai tiga karakteristik yaitu minat, pendapatan, dan akses. Himpunan konsumen yang menyatakan memiliki minat pada suatu tawaran pasar tertentu disebut pasar potensial. Minat konsumen saja tidak cukup untuk menentukan suatu pasar. Konsumen potensial harus mempunyai pendapatan yang memadai untuk membeli produk. Besarnya pasar adalah suatu fungsi dari minat dan pendapatan. Sedangkan hambatan akses atau perintang jangkauan mengurangi luasnya pasar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa himpunan konsumen yang mempunyai minat, pendapatan, dan akses terhadap suatu tawaran pasar tertentu adalah pasar yang tersedia.



Dalam tawaran pasar tertentu, perusahaan dapat membatasi penjualan pada kelompok tertentu sehingga terbentuk suatu himpunan konsumen yang mempunyai minat, pendapatan, jangkauan, dan kualifikasi yang disebut pasar tersedia yang memenuhi syarat. Kemudian perusahaan mempunyai pilihan mengambil seluruh pasar tersedia yang memenuhi syarat atau mengkonsentrasikan usahanya pada segmen tertentu. Pasar sasaran adalah bagian dari pasar tersedia yang memenuhi syarat yang dicari perusahaan.

Definisi pasar ini adalah suatu alat yang berguna untuk perencanaan pemasaran. Jika perusahaan tidak puas dengan tingkat penjualannya, maka pihak manajemen dapat mengkaji sejumlah alternatif tindakan. Perusahaan dapat mencoba untuk menarik sejumlah prosentase yang besar dari pembeli yang dilayaninya di pasar. Perusahaan juga dapat menurunkan kualifikasi pembeli potensial atau menurunkan harga untuk memperluas pasar tersedia.


Segmentasi pasar
Kotler dan Armstrong (1997: 227) menyatakan bahwa segmentasi pasar adalah pembagian sebuah pasar ke dalam kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang mungkin menghendaki bauran produk atau pemasaran yang terpisah. Hermawan Kartajaya dkk. (2003: 49) mendefinisikan segmentasi pasar sebagai cara memandang suatu pasar secara kreatif dalam memetakan suatu pasar menjadi beberapa kategori dengan mengumpulkan perilaku yang serupa dari pelanggan ke dalam sebuah segmen. Pemasar harus mencoba variabel-variabel segmentasi yang berbeda untuk mendapatkan cara terbaik dalam melihat struktur pasar. Berikut ini adalah variabel-variabel dalam segmentasi pasar:

a. Segmentasi geografis; membagi pasar ke dalam unit-unit geografis yang berbeda seperti negara, negara bagian, wilayah, kabupaten, kota, dan lingkungan perumahan.
b. Segmentasi demografis; membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok berdasarkan variabel-variabel seperti usia, jenis kelamin, ukuran keluarga, daur hidup keluarga, pendapatan, pekerjaan, pendidikan, agama, ras, dan kebangsaan.
c. Segmentasi psikografis; membagi sebuah pasar ke dalam kelompok-kelompok yang berbeda berdasarkan kelas sosial, gaya hidup, atau karakteristik kepribadian.
d. Segmentasi perilaku; membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok menurut pengetahuan, sikap, penggunaan, dan respon konsumen terhadap sebuah produk.



Sumber:
Basu Swastha. 1984. Azas-azas Marketing, Edisi ketiga, Cetakan pertama, Penerbit Liberty, Yogyakarta.
Basu Swastha, Ibnu Sukotjo. 1988. Pengantar Bisnis Modern (Pengantar Ekonomi Perusahaan Modern), Edisi ketiga, Cetakan pertama, Penerbit Liberty, Yogyakarta.
Bilson Simamora. 2001. Memenangkan Pasar dengan Pemasaran Efektif dan Profitabel, Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Boyd, Harper W, Walker, Orville C, Larreche, Jean-Claude. 1997. Manajemen Pemasaran: Suatu Pendekatan Strategis dengan Orientasi Global, Penerbit Erlangga, Jakarta.
CM Lingga Purnama. 2002. Strategic Marketing Plan, Cetakan kedua, Penerbit PT. Gramedia Pusataka Utama, Jakarta.
Craven, David W. 1994. Strategic Marketing, Richard D. Irwin Inc, Burr Ridge Illinois.
Griffin, Ricky W, Ebert, Ronald J. 1999. Bisnis, Edisi keempat, Penerbit PT. Prenhalindo, Jakarta.
Hermawan Kartajaya, Yuswohady, Dewi Madyani, Bembi Dwi Indrio. 2003. Marketing in Venus, Cetakan kedua, Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Hermawan Kartajaya, Michael Hermawan, Yuswohady, Taufik. 2003. MarkPlus on Strategy, Cetakan ketiga, Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Kidder, Louise. 1981. Research Methods Instrument Social Relation, Holt Rinehart and Winston.
Kleinsteuber, F, Siswanto Sutojo. 2002. Strategi Manajemen Pemasaran, Seri Manajemen no. 6, Penerbit PT. Damar Mulia Pustaka, Jakarta.
Kotler, Philip, Armstrong, Gary. 1997. Prinsip-prinsip Pemasaran, Edisi ketiga, Jilid 1, Penerbit Erlangga, Jakarta.
Kotler, Philip, AB Susanto. 2001. Manajemen Pemasaran di Indonesia, Buku 2, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.
Musselman, Vernon A, Jackson, John H. 1990. Ekonomi Perusahaan, Edisi kesepuluh, Jilid 2, Penerbit Intermedia, Jakarta.
Siswanto Sutojo. 1988. Kerangka Dasar Manajemen Pemasaran, Seri Manajemen no. 55, Cetakan ketiga, Penerbit PT. Pustaka Binaman Pressindo, Jakarta.

Related Posts

Comments


EmoticonEmoticon