Pengertian Investasi Menurut Para Ahli

November 26, 2020
Awal munculnya investasi adalah ketika seorang individu memiliki pendapatan yang melebihi jumlah konsumsinya. Keadaan seperti ini akan mendorong individu tersebut untuk menyisihkan dan menyimpan kelebihan dananya itu untuk keperluannya di masa yang akan datang. Ada beberapa alternatif berkaitan dengan ke mana dana lebih itu dapat disisihkan dan disimpan dan salah satu alternatifnya adalah dengan melakukan aktivitas investasi.

Pengertian Investasi Menurut Para Ahli


Investasi adalah merupakan sebuah komitmen akan penggunaan sejumlah dana atas satu atau beberapa aset yang akan dipegang selama beberapa waktu ke depan (Jones, 2004). Investasi juga adalah merupakan sebuah komitmen terhadap sejumlah dana dengan tujuan menghasilkan pendapatan di masa depan sebagai kompensasi kepada investor atas ketidakpastian akan pendapatan di masa yang akan datang dan tingkat inflasi yang diharapkan (Reilly and Brown, 2002).
Kedua pendapat di atas mengenai definisi dari investasi dapat membantu dalam menemukan alasan yang mendasari seseorang dalam melakukan aktivitas investasi. Investasi berarti menunda penggunaan terhadap sejumlah dana untuk dikonsumsi di masa yang akan datang (Jones, 2004). Kesediaan seorang individu dalam menunda penggunaan dananya berimbal hasil pada suatu bentuk manfaat yang bersifat finansial (return) dan nilai manfaat itulah yang mendasari suatu tindakan investasi.

Di sisi lain, investasi melahirkan satu atau beberapa bentuk resiko. Resiko yang dimaksud dapat bersifat umum, yang melekat pada semua instrumen investasi yang ada (general risk), maupun bersifat khusus, yang mungkin berbeda-beda untuk masing-masing instrumen investasi (specific risk). Resiko ini datang akibat dari ketidakpastian akan kondisi di masa yang akan datang sehingga bisa jadi aset investasi yang tadinya menawarkan adanya return malah ternyata tidak memberikan manfaat apa-apa bahkan mungkin akan memberikan kerugian bagi investor yang memilikinya. Kondisi ini menggambarkan bahwa return yang mungkin dapat dihasilkan melalui aktivitas investasi tidaklah bersifat pasti dan tidak datang dengan mudah. Para investor terlebih dahulu harus bersedia menanggung sejumlah resiko yang kemudian dapat berimbal hasil pada suatu bentuk return yang diinginkan.

Dalam berinvestasi, seorang investor akan dihadapkan pada pilihan mengenai instrumen investasi yang mana yang dapat memenuhi harapan mereka. Satu prinsip dasar yang berlaku dalam dunia investasi bisa dijadikan acuan bagi investor dalam membuat sebuah keputusan investasi. Prinsip yang dimaksud dikenal dengan risk-return trade-off. Prinsip ini menghubungkan return dengan resiko. Menurut prinsip risk-return trade-off ada dua hal yang menyertai setiap instrumen investasi yaitu resiko (risk) dan tingkat pengembalian (return). Prinsip ini menyatakan bahwa resiko yang lebih harus diikuti dengan tingkat pengembalian yang lebih pula dan dalam mengambil sebuah keputusan investasi, dua hal ini harus berjalan seiring dan tidak bisa dipisahkan (Jones, 2004). Untuk itu pemahaman yang lengkap mengenai return dan resiko sangatlah perlu bagi investor sehingga keputusan investasi yang diambil oleh mereka bisa menjadi efektif.

Related Posts

Comments


EmoticonEmoticon